Beranda > Tips 'n Trik > Tips Berkamera dengan Ponsel

Tips Berkamera dengan Ponsel

Temen-temen biasanya langsung jepret saja tanpa mengatur/setting kamera ponselnya. Sehingga hasilnya kurang memuaskan, ada juga yang merasa sudah mengatur tapi kok hasilnya tetap kurang sip. Lha kok bisa. Ya bisa aja, tapi tenang aja selagi ada saya :p

Berikut sedikit tips, semoga bisa banyak membantu. Ntar kalo bisa langsung praktekin ya, awas dilarang parno, ntar di cekal lagi, tapi kalo hasil bagus silakan kirim ke saya hohohohoho.

  1. Beberapa kamera ponsel menggunakan teknologi CIF, VGA atau MPixel (Mega Pixel atau MP). CIF paling banter resolusinya 320 x 240, VGA paling banter 640 x 480 dan MP sudah 1000 ke atas. Paling tinggi resolusi maka hasil semakin bagus. Silakan dicek resolusi kamera handphone Anda.
  2. Jangan lupa atur settingan kamera ponsel, biasanya di “Picture Setup”. Untuk hasil maksimal gunakan High Quality dengan resolusi tertinggi yang dimiliki oleh kamera ponsel Anda. Jika paling tinggi 640 x 480 silakan pilih itu.
  3. Sebisa mungkin hindari modus malam kalau tidak terpaksa. Biasanya untuk seri ponsel tertentu hasilnya tidak seberapa jauh.
  4. Hasil kamera terbaik adalah siang hari, out door (di luar ruangan) dengan penerangan cahaya matahari. Walaupun pengambilan gambar dilakukan di dalam ruangan dengan banyak cahaya lampu, hasilnya tetap tidak bagus (biasanya banyak bintil-bintil cahaya). Hal ini terjadi karena cahaya lampu memiliki frekuensi dari listrik PLN, coba anda ambil gambar televisi atau monitor yang sedang menyala, pasti ada garis berjalan, kira-kira seperti itu.
  5. Sebagus apapun kamera tetapi kalau Anda menggambil gambar dengan tangan bergoyang hasilnya pasti buram. Sebisa mungkin tangan Anda tidak bergerak ketika mengambil gambar.
  6. Beberapa seri ponsel memerlukan waktu delay yang agak lama ketika mengambil gambar. Lebih baik Anda diam sejenak setelah menjepret kira-kira 3 detik.
  7. Jangan mengambil gambar dengan posisi kamera menghadap cahaya, terutama cahaya matahari karena wajah yang dipotret akan gelap. Jadi lebih baik yang mempotret mengambil gambar dengan posisi membelakangi cahaya.

Demikian, semoga bisa membantu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: