Beranda > Artikel > Hati-Hati di “Perkosa” Gadget !

Hati-Hati di “Perkosa” Gadget !

Apa maksutnya? Kenapa ada Gadget yang bisa memperkosa kita? Jadi begini… Setelah saya ngebaca Koran, tabloid, majalah dan lain-lain yang berhubungan dengan bisnis, banyak sekali para eksekutif yang menggunakan gadgetnya antara lain handphone, PDA, mini laptop dan lain-lain. Intinya banyak dari mereka yang memanfaatkan gadget mereka untuk bekerja. Kita tahu kalo jaman dulu waktu kita masih sekolah (maksutnya waktu jaman saya yang sekolah, hehehe) sekitar tahun 1995, ndak ada guru atau siswa dan mahasiswa yang pakai handphone, satupun ndak ada. Kenapa? Waktu itu harga handphone masih muahaaalll sekali, jaringannya masih AMPS, ndak ada GSM, CDMA apalagi 3G. Sekarang? Uedaannn, anak TK pun megang handphone!

Jaman dulu para pebisnis juga ga ada yang megang handphone, mentok masih pake Pager. Jadi pekerjaan pun pasti masih dikerjakan di kantor. Jaman sekarang? Di mobil kek, di WC kek, di mana-mana bisa bekerja asal ada laptop atau handphone. Itulah yang saya namakan diperkosa gadget. Bayangkan, karena mudahnya teknologi, para pebisnis bisa membawa pekerjaan kantor ke rumah, atau dikerjakan di mobil sambil telpon-telponan ama klien dan kolega-koleganya. Karena gadget pula banyak pebisnis atau manajer yang dituntut untuk semakin kreatip dan diberi target untuk mengerjakan pekerjaannya lebih cepat. So, banyak para manajer yang pulang kerja sambil membawa pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, belum lagi kalau ditelpon oleh atasan untuk diberi pekerjaan tambahan. Jaman dulu? Pulang kerja ya udah, bubuk ama istri bisa, mau jalan-jalan ama anaknya bisa, liat bioskop bisa bahkan dugem bisa. Jaman sekarang? Wah, bisa-bisa lupa ama keluarga bahkan handphone pun dibuat selingkuh!!! Belum lagi pakai handphone yang ada kameranya, bisa-bisa dibuat yang enggak-enggak. Kita pasti ingat banyak video syur anak SMU dan anggota DPR yang beredar karena kamera handphone. Koran pun abis ini ga laku, lha wong bisa berlangganan lewat internet dan dibaca di handphone, apalagi ada ebook reader. Cuman biar bagaimanapun teknologi kayak begini hanya kalangan tertentu, tapi pasti juga bakal ngerembet ke desa-desa dan kampung-kampung kecil. Kayaknya dengan semakin berkembangnya teknologi maka sifat-sifat egois kita makin berkembang. Setujuuuu?

Kategori:Artikel Tag:
  1. Juni 12, 2008 pukul 1:33 pm

    artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:
    http://gadget-ponsel.infogue.com
    http://gadget-ponsel.infogue.com/gadget_musik

    anda bisa promosikan artikel anda di infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  2. Juni 12, 2008 pukul 1:57 pm

    artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:
    http://gadget-ponsel.infogue.com
    http://gadget-ponsel.infogue.com/hati_hati_di_perkosa_gadget_

    anda bisa promosikan artikel anda di infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  3. mmi
    Juli 26, 2008 pukul 2:25 pm

    benar,,,
    teknologi yang semakin berkembang cepat semakin membuat kita semakin individual

    tapi tidak semuanya kok, cuman kayaknya kebanyakan… semoga aja tidak… namanya teknologi tetap aja membantu walau pun ada beberapa kelemahan

  4. ip0d
    Agustus 27, 2008 pukul 5:07 pm

    kembali ke diri masing2 aja…mesti inget ama yg laen, tahu diri dll

    betul pak, sepakat. kembali ke kita dan tergantung kita menyikapinya gimana…

  5. jerzz
    Juli 15, 2009 pukul 6:24 pm
    • Mei 3, 2011 pukul 9:43 am

      ok, sudah kuvisiti…

  1. Juni 12, 2011 pukul 12:31 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: